Most Viewed Poata

April 14, 2017

[FANFICTION] Secret #6 (Based On True Story)

Baca Secret #5 disini >> https://gustiarilika.blogspot.co.id/2017/01/secret-5-based-on-true-story-fanfiction.html


Cerita ke-6

It is 2017's story
Hai, Shanghao Ge!  Rasanya sudah lama aku tidak menulis yang kutunjukkan untukmu—suatu saat kau harus membaca surat terbuka ini ya? Wo shiting hen kaixin.  Aku harap apapun yang kau kerjakan saat ini tetap baik-baik saja. Aku sangat merindukanmu. Kau tahu, aku sangat ingin bercerita langsung kepadamu. Aku tahu, sebenarnya kita masih sama-sama berada di Taipei, namun mengapa seolah tak pernah tidak ada kesempatan mengizinkan kita bertemu—setidaknya untuk saling sekedar bertegur sapa. Shanghao Ge, sebenarnya Tuhan ingin aku bertemu siapa lebih dahulu sebelum aku menemuimu? Aku tahu kemungkinan itu kecil—waktuku melihatmu lagi, namun tidak salahnya aku menyimpan sedikit asa, kan?
Shanghao Ge, kau masih ingat yang kuceritakan tentang teman baikku, Qiu Zixie? Teman baikku yang aku bisa cerita segalanya, kecuali untuk menceritakan tentangmu. Aku masih berkomunikasi baik dengannya. At least, I still know what she is doing now. Thanks to any technologies which make us still be connected. Jadi, beberapa hari lalu Zixie mengirimiku pesan—tidak, aku akan menceritakan siapa itu Zhang Li Ang padamu.
Shanghao Ge, kau tidak perlu menaruh rasa khawatir apapun terhadap Zhang Li Ang. Ia dan Wu Dongyan pun tak berarti apapun buatku, tak sepertimu. Zhang Li Ang merupakan seorang yang disukai Zixie sewaktu masa kuliah kita. Berempat—dengan Zixie, Li Ang, dan Wu Dongyan pernah berada didalam satu kampus jurusan yang sama bahkan aku dan Li Ang pernah satu kelas. Zhang Li Ang termasuk mahasiswa popular. Kata teman-teman, dia termasuk mahasiswa yang memiliki paras
(terbilang) tampan (Ge, mau tidak mau aku harus menuliskan ini karena Zixie pun sangat mengakuinya), selain itu dia juga cerdas, baik hati pula, dia….. idaman para wanita dikampus dahulu kala.  Tetapi tidak buatku yang saat itu masih hanya dapat melihat orang lain. Oh, aku jadi teringat percakapanku dengan Zixie tahun 2011 lalu.

**
“Yanxi, aku harus lihat dan beri aku pendapat tentang teman angkatan kita. Teman-teman bahkan senior dan junior kita pun sedang membahasnya…” seru Zixie menghampiriku yang sedang duduk didepan kelas berikutnya.
“Kau masih mau membesar-besarkan mantan pacarmu yang itu?” Tanyaku melihatnya menggebu-gebu. Zixie memajukan bibirnya dan berwajah kesal, mungkin karena sindiranku. Saat itu, Zixie baru saja putus dari mantan pacar sekaligus teman sekelas kita.
“Dangran bushi… setan satu itu tidak akan lagi masuk hitungan kali ini…” ucap Zixie bernada malas ketika membicarakan orang itu. “Heeii, lihat… itu dia, hampir jalan kesini..” Zixie kemudian menyikutku dan memaksa melihat kearah yang ia tuju. Dikelas hampir ujung koridor lantai dua.
“Which one?” Aku menjadi penasaran dengan orang yang dimaksudnya.
“Nah, itu dia! Lihat pria yang jalan bersama temannya, dia yang memakai sweater merah dan kerah kemeja keluar.. ta hen shuai, shi bushi?” ucapnya berusaha meyakinkan seakan aku akan sependapat dengannya.
“Cukup untuk dibilang tampan, tapi Wu Dongyan masih lebih memukau buatku.” Jawabku santai dan kelihatannya Zixie tidak puas dengan jawabanku itu.
“Ni…..” Zixie balas melirikku tajam sekali.
“Ta de mingzi shi….” aku melanjutkan rasa ingin tahuku.
“Zhang Li Ang.”

**
Shanghao Ge, saat itu aku melihat binar berbeda dari sorotan kedua mata temanku ketika Zhang Li Ang lewat maupun sedang membicarakannya. Zixie terlihat begitu antusias menggosipkannya.  Kupikir, kalau akhirnya Zixie akan bersama Zhang Li Ang suatu saat nanti, tentu aku tak akan keberatan. Zhang Li Ang tentu sangatlah berbeda jauh dibandingkan dengan mantannya sebelum ini.  Sayangnya, cinta Zixie harus bertepuk sebelah tangan karena Zhang Li Ang sama sekali belum memikirkan hubungan dengan siapapun, yang ada dalam kepalanya hanya bagaimana ia dapat segera lulus dari bangku kuliah. Hal itu sudah menjadi hal rahasia umum bagi mahasiswi dikampus.
Kerelaan Qiu Zixie melepas Zhang Li Ang untuk siapapun nanti, akhirnya membawa Zixie pada seorang lelaki bernama Li Muyan. Lelaki ini mungkin tidak berparas seperti Zhang Li Ang, namun kupikir aku tahu mengapa Zixie tetap memilihnya. Kupikir karena Li Muyan memiliki pemikiran yang sama seperti Zhang Li Ang.

Back to 2017.
Malam itu, entah bagaimana ceritanya Zixie mengirimiku sebuah foto digital lewat aplikasi chat. Foto itu tentang dua orang dalam busana pengantin. Aku sedikit tak mengenali pasangan pengantin itu. Aku memperbesar gambar dibagian wajah keduanya. Sedikit-sedikit mengingat.
AH! Aku ingat! Zhang Li Ang! Bagaimana mungkin? Setahuku dia baru saja menyelesaikan lanjutan pendidikannya di London, dan sekarang….. Shanghao Ge, I really can’t believe it. Really!

*
Shanghao Ge, apa yang diketahui Zixie tentang Zhang Li Ang sekarang sedikit kembali mengingatku padamu. Mendapati Qiu Zixie yang mungkin terkejut bahkan tak percaya dengan hal itu, aku berpikir—cepat atau lambat pun aku harus bersiap mendengar kabar itu darimu.

Wahai kau orang yang selalu ingin kutemui kembali, siapapun kelak yang kau pilih menjadi pendamping hidupmu, aku harap kau bisa menjaganya selalu dan hidup bahagia sampai takdir memisahkan kalian. Kuyakin, kelak wanita itu akan menjadi wanita yang beruntung bisa mendapatkan hatimu sepenuhnya. Cepat atau lambat, aku pun akan segera mendapatkan seorang yang lebih baik darimu. Tuhan sedang mengirimkannya untukku.

Oh iya, tidak lupa. Zhang Li And and his spouse, selamat menempuh hidup baru untuk kalian berdua. Semoga kalian berbahagia selalu hingga maut memisahkan kalian J  

Segera bersambung ke Secret #7

Other post from this blog

My Another Fan-Fiction Is Released!

Haaaiiii.... wuiihhh.. apa kabar blog aku ini?? lamaa bangeet gak nulis disini yaaa.... rindu berat sama nulis :) Kali ini aku membawa se...