Most Viewed Poata

October 10, 2010

Faith Is So Difficult (Untitled) - Episode 3

"sebenarnya mau diposting tiap 10 halaman , tp karena uda kelamaan ,, posting aja yg uda ada"
sip . silahkan dibaca .

-> Episode sebelumnya : http://curcollika.blogspot.com/2010/09/faith-is-so-difficult-untitled-episode.html

Lena ga percaya akan hal baru dikatakan Natasha . Ia mengulang perkataan Natasha

“ Bener , Nat ? “ Tanya Lena ga percaya .

Natasha hanya mengangguk . Ia mendekati Lena .

“ Lena , gw mau bicara sama lo . berdua “ ucap Natasha pelan

“ Ton , lo boleh ke kantor sekarang . Biar Natasha yang disini . Sekalian lo tanyain ke Ferdy apa maksud dia pindahin divisi kayak gini . “ Ucap Lena pada Anthony

Anthony mengangguk . Dan pergi ke kantor . Lena mengajak Natasha duduk dan meyuruhnya bicara

“ Gw rasa , tanpa lo nyuruh Anthony cari tau ,, pasti lo udah tau maksudnya Ferdy kan ?! “ Tebak Natasha

“ Tau apaan ?! Buat persoalan kali ini gw bener2 ga tau apa2 . Justru gw ga abis pikir kenapa Ferdy ngambil tindakan ini .. “ Ujar Lena jujur

“ Ini emang bukan kemauan Ferdy . Tapi , mamanya !! “ celetuk Natasha

“ Hah ?! Tante Ina ?! Beliau ada di kantor hari ini ?! “ Tanya Lena

“ Iya . Entah apa istimewanya karyawan baru itu di mata Tante Ina , hingga dia bisa langung ngambil posisi gw .. “ Marah Natasha

“ Maksud lo , Karina yang ngambil posisi lo itu ? “ Lena meyakinkan

“ Iyalah . Siapa lagi ?!! Semua juga tau , posisi itu sangat gw harapkan . So , mana mungkin gw lepas gitu aja “ Ucap Natasha dg tegas . Lena terdiam . Tak tau harus menjawab apa . Karena emang dia ga tau permasalahan kayak apa

“ Lena . Gw minta tolong sama lo . Gw yakin cuma lo yang bisa balikin posisi gw lagi “ pinta Natasha

“ Gw ?! Emang gw bisa apa ?! “ Tanya Lena balik

“ Bujukin Ferdy buat balikin posisi gw lagi .. Lagian , gw ga mau yang kerja sama dia adalah Anthony !! “

“ Apa lo suka sama Anthony ? “ Tanya Lena memastikan

“ Sebenarnya , gw bingung . Gw suka apa ga . Yang jelas kalo gw sama dia , gw jauh lebih nyaman daripada bersama Bobby “ Ucap Natasha

“ Lo jangan macem2 lah sama dia .. Lo tau , gara2 lo ,, kemaren Mini marah2in gw .. Yaa karena lo terlalu deketin Anthony .. Lo harus inget , Anthony udah punya Mini , dan lo udah punya Bobby . Lo harus setia sama pasangan lo . “ Nasihat Lena

“ Pasti Mini marah , gara2 itu .. “

“ Gara2 apa ? “

“ Gara2 waktu itu , gw sama Anthony mergokin dia sama Bobby ngobrol berdua dan sampe pegangan tangan . Anthony spontan ngerangkul gw . Mini jadi marah2 .. “ cerita Natasha

“ Anthony ?! Nyari gara2 diaa .. “ ucap Lena geram

Anthony tiba dikantor , ia masuk ke ruangannya . Ia melihat Karin ada di meja yang pernah digunakan Natasha . Bukannya kaget atau apalah . Justru Anthony memandangnya dengan sinis . Kebetulan Ferdy lewat situ

“ Gw harap , lo ga protes dengan ini semua “ ucap Ferdy

“ Tapi , kenapa ? “ Tanya Anthony

“ Nih ! Sortir cerita2 itu menurut tanggal proses menulisnya “ ujar Ferdy ke Karin sambil memberikan setumpuk naskah

“ Ton , ikut ke ruangan “ ajak Ferdy pada Anthony

***

“ Jadi , apa alasan merubah2 divisi seperti ini ?! Jujur , gw kaget pas Natasha bilang , dia pindah divisi “ Tanya Anthony to the point

“ Ini soal perjanjian nyokap gw dan temennya yg pernah gw ceritain beberapa bulan yang lalu . Lo masih inget kan ? “

“ Iya . Gw masih inget . Jangan2 , dia orang yg dimaksud ?!! “

Ferdy mengangguk santai .

“ Lo ga takut Lena curiga , kalo lo diem2 dr dia kayak gini ? “ tanya Anthony

“ gw belom sempet bilang sama dia . Tapi , emang gw harus ngomong kan ?! gw ga mau , dia salah paham lagi “ ucap Ferdy pelan .

Anthony hanya mengangguk menyetujui .

“ Ya . That’s right . Lebih cepat lebih baik . Lo tau kan cewe lo tipenya gimana ?! “ sahut Anthony menasihati

“ Ya . Biar nanti malam , gw ke rumahnya aja . Sekarang lo balik kerja aja “ ucap Ferdy

“ posisi gw ga berubah ? “ tanya Anthony memastikan

“ Sementara ini belum . Tapi , kalo lo mau , bisa gw pikirin “ jawab Ferdy

“ ga apa2 .. gw sih masih belum ingin pindah . Semua terserah lu aja “ ucap Anthony sembari membuka pintu kemudian meninggalkan ruangan Ferdy .

Jam 5 sore . Jam pulang kantor . Karin bersiap untuk pulang dengan mobilnya – mobil yang sempet semalam “nginap” di kantor . Sesampai dirumah , Karin tidak mendapati Mila dirumahnya . Tampaknya Mila masih diluar . Ada surat untuk Karin di ata bufet ruang tengah . Dari Mila !

Untuk Karina , sahabat gw ..

Rin , maaf yaa .. Kalo gw pergi ga sempet bilang-bilang sama lo . Ini kebijakan dari perusahaan gw . Mulai hari ini gw pindah ke kantor cabang yang ada di Surabaya . Gw ga tau , Rin ,, bakal sementara ato selamanya . Oh iya , ini ada titipan dari nyokap lo dulu yang dititipin di gw sebelum beliau pergi ninggalin lo . Katanya kalung ini akan ngungkapin jati diri lo yang sebenarnya . Jadi , jaga kalung ini baik-baik yaa , Rin . Demi nyokap lo . Dan lo jangan pernah lupain gw . Gw akan selalu inget lo sebagai sodara gw .

“ Milaa .. “ batin Karin , “ Kenapa lo bikin gw kesepian lagi dirumah ini ?! “ ujar Karin sambil menghembuskan nafas . Karin memandangi kalung inisial KF . KF ? Apa itu KF ? Apa artinya ? Karin berusaha keras tau tentang arti inisial itu . Ia mencoba searching di interney tentang insial KF itu . Dan ia langsung menemukannya . Inilah artikel itu :

=> FF dan KF merupakan dua sodara yang terpisah 23 tahun yang lalu karena ada percekcokan diantara kedua orangtuanya . Anak perempuan yang berinisial KF sengaja dititipkan di salah satu sahabat ibu kandungnya , sementara FF masih tinggal dengan orangtua kandungnya . ‘F’ adalah nama keluarga Ferdinand . Yang anak cowo bernama Fernandez sedangkan yang cewe bernama Fernanda . Hingga artikel ini ditulis , KF masih belum ditemukan <=

***

Ferdy mencoba menghubungi Lena untuk memberi keterangan tentang sikapnya yang terkesan tiba-tiba . Namun , sepertinya Lena sedang menelpon orang lain . Susah sekali menyambungnya . Giliran berhasil nyambung , Lena sepertinya sangat lelah . Ia menolak berbicara di telepon dengan Ferdy . Ferdy semakin memiliki perasaan bersalah .

“ Fer , aku lagi capek banget hari ini . Seharian diluar ruangan . Sekarang aku mau istirahat yaa . Kalo ada yang mau dibicarain , besok dikantor aja yaa “ ucap Lena

“ Len , tapi penting .. Inii ,, soal yang tadi siang ... “ sahut Ferdy

“ Besok aja yaa , hun .. Selamat malam “ Lena menutup teleponnya .

“ Lena , kamu perlakuin aku kayak gini apa karena aku ga diskusi dulu sama kamu . Maafin aku , Len .. “ batin Ferdy merasa bersalah . Tante Ina mengagetkan Ferdy dari belakang . Menanyakan apa yang terjadi . Ferdy mengaku tak ada apa-apa pada sang mama , walau sesungguhnya ia sedang gundah .

Keesokan harinya , Natasha yang akhirnya ga terima ‘dipisah’ dari Anthony mencoba protes melalui Lena . Lena awalnya menolak , namun akhirnya mau juga membantu Natasha .

“ Ada apa , Nat ? Pagi-pagi uda nyari gw ? “ tanya Lena sembari asyik dengan kerjaannya

“ Gw ga betah lama-lama , Len ,, kalo ga kerja bareng sama dia .. Lo tau kan gw udah klop sama dia ,, tentunyaa soal kerjaan .. “ sahut Natasha

“ Terus gw bisa apa ? Itu kan kebijakan Ferdy , yaa lo ngomongnya ke Ferdy “ jawab Lena santai

“ Tapii ,, lo kan ... “ ucapan Natasha terhenti ketika mata Lena memelototinya

“ Jangan disangkut pangutin yang pribadi sama kerjaan ! gw sama Ferdy sepakat ga ada pencampuradukkan urusan pribadi dan kerjaan !! “ nasihat Lena

“ Iya , maaf .. “

Tiba-tiba pintu terdorong . Karin masuk . Lena mengira Karin masuk tanpa salam dan mengetuk pintu , ternyata Karin sudah mengetuk pintu , tetapi baik ia atau Natsha tak menyadari itu . Karin datang hanya untuk mencari Natasha yang katanya dari tadi dicariin Anthony . Natasha tersenyum lebar ke Lena dan mengedipkan mata tanda bahwa itu kesempatan baik . Sementara Karin mau kembali ke ruang kerjanya . Ia berpapasan dengan Ferdy . Ferdy melihat kalung KF yang digunakan oleh Karin . Ferdy mengajaknya berbicara di diruangannya . Karin hanya mengangguk dan mengikuti Ferdy .

“ Well , bisa kamu ceritain tentang kalung yang kamu pake itu ? “ tanya Ferdy mengawali pembicaraan

“ Kalung ini , kata temen saya satu2nya peninggalan ibu saya yag katanya dapat mengungkap jati diri saya . Tapi , saya sendiri ga paham “ terang Karin . Sepintas Karin inget tentang artikel yang sempat ia baca di internet . Terlintas nama anak cowo yang tertulis disana adalah Fernandez . Sama persis dengan nama Ferdy . Namun Karin menganggapnya sebagai orang yang berbeda .

“ Maaf . Apa nama belakang anda Fernandez ? “ tanya Karin tiba-tiba . Ferdy terkejut mendengar itu . Ia tak habis pikir bagaimana Karin tau nama belakangnya .

- To Be Continued -




Other post from this blog

Kepoin Figur Publik #4: Pebulutangkis Nasional Taiwan Part 2)

Haii, masih ingatkah dengan postinganku sebelumnya yang membahas para pria jago dilapangan bulutangkis ini? Tian Chen-Ge Zi Weii-...