Most Viewed Poata

April 5, 2017

Taiwanese Drama Review: Swimming Battle (2016)




Ketika Gao Hai Fei menemukan kenangan masa lalunya, yang sewaktu di summer camp dulu dia panggil 533 (dalam Mandarin dibaca: Wu San San), Hai Fei rela bolak-balik ke daerah dimana 533 tinggal. Sebuah daerah pinggiran dengan sumber daya pantai yang indah. Sayangnya, 533-namanya aslinya He Yu Die, tidak bisa mengingat Hai Fei beserta kenangan summer camp mereka. Tidak masalah buat Hai Fei, asalkan dia selalu bersama Yu Die, dia yakin akan mengembalikan ingatan Yu Die sebagai 533-nya yang berjanji menunggu pangerannya kembali.

Ditengah usaha Gao Hai Fei mengembalikan ingatan 533 yang hilang, Yu Die justru memintanya menjadi pelatih tim renang Qingkong High School (SMA Qingkong) karena ayahnya tidak mungkin lagi menjadi pelatih karena usia dan kesehatannya mulai menurun padahal Tim Flying Fish akan segera menghadapi Turnamen Piala Walikota dan Flying Fish dituntut harus menang sehingga dapat mempertahankan sekolah mereka. Hai Fei punya kemampuan renang mupuni, dia bisa berenang dilautan ketika menyelamatkan Yu Die diawal pertemuan mereka dan membuat Yu Die yakin merekomendasikan Hai Fei ke ayahnya dan kepala sekolah SMA Qingkong. Dan Hai Fei menerimanya. Dia pikir itu adalah cara semakin dekat dengan Yu Die.

Seperti usahanya mengembalikan ingatan Yu Die dengan menciptakan suasana belasan tahun lalu, Hai Fei melihat Flying Fish tidak sempurna dengan timnya. Justru karena kondisi sekolah yang abu-abu, satu anggota mereka memilih pindah sekolah dan masuk ke SMA Haitao. Namun satu mantan murid SMA dari Taipei masuk ke SMA Qingkong. Fang Yi Lei sedari sekolah lamanya sudah terkenal sebagai atlet renang, berusaha dibujuk Coach Ah Fei untuk memperkuat Tim Flying Fish. Fang Yi Lei menolak. Ia tidak ingin menjadi anggota tim renang sekolah lagi. Kehadiran Yi Lei pun sempat dipandang sebelah mata oleh tiga Flying Fish lainnya: Wang Er Tai, You Yu An, An Zhou. Coach Ah Fei tetap yakin bisa menarik Yi Lei kedalam Flying Fish.

Sebuah drama gak bakal lengkap tanpa hadirnya the third party, kan? Disini ada Lin Ke Le, teman masa kecil Yu Die yang terjebak friendzone dan selalu tetap dianggap teman oleh Yu Die. Dan ada Fei Ou Na (Fiona), vice president Haida Enterprise sekaligus teman baik Gao Hai Fei. Sama seperti Lin Ke Le, Fiona juga terjebak friendzone sama Hai Fei. Cara yang digunain Fiona dalam mengusahakan cintanya tidak jatuh untuk orang lain jauh lebih picik daripada cara yang digunain Lin Ke Le.  Ke Le masih mempertimbangkan perasaan Yu Die, tapi Fiona justru gak mau lihat keadaan sekitarnya. Fiona is the real antagonist, a super evil woman in the drama.

Well, before I am continuiying this review, I give you one song become opening song theme of Swimming Battle. This song sung by: Nick Chou. - 帅到分手 (Shuai Dao Fen Shou)/Break The Handsomeness



And this one is the closing theme song of Swimming Battle. This song had sung by Hebe Tian called When You  Are Gone (sorry I can't remember the Chinese tittle)

Proporsi kisah Yu Die, Ha Fei, Fiona, dan Ke Le pun sama pas-nya seperti penggambaran kisah Tim Flying Fish dan Tim Marlins dari Haitao High School (SMA Haitao)-- sebuah sekolah favorit dan sekolah ini tergolong elit. Kisah perebutan hati Du Xiao Mi oleh Fang Yi Lei (Flying Fish) dan Jin Chen Lang (Marlins) membawa Yi Lei dan Ah Lang kedalam atmosfer kompetisi sesungguhnya. Karena Xiao Mi menjawab pernyataan Ah Lang, ia akan bersedia menjadi pacarnya jika Tim Marlins menang dalam Mayor Cup. Ini sekaligus membuat Yi Lei justru ingin mengalahkan Ah Lang. Yi Lei merasa Xiao Mi memberinya motivasi untuk memperjuangkannya, Flying Fish, dan SMA Qingkong dari rencana jual-beli sekolah mereka.

Nggak kalah bikin geregetan dari Yi Lei, Xiao Mi, dan Ah Lang adalah adanya kisah romantis lucu Wang Er Tai dan tim penggembira dari Tim Marlins, Qiao Ke Qi. Sebelumnya sih Qiao Ke Qi diceritain masih memiliki perasaan lamanya terhadap Fang Yi Lei disekolahnya yang lama namun memang sejak dulu Yi Lei nggak pernah nganggap lebih Ke Qi. Dan Qiao Ke Qi pun berakhir dengan Wang Er Tai. Tapi jangan langsung melihat ending mereka bersama. Perjalanan kisah Er Tai dan Ke Qi jauh lebih menarik dan mengocok perut daripada cerita akhirnya :D. Karena perasaan sukanya terhadap Er Tai yang lama-lama muncul sendiri, beberapa kali Ke Qi menjadi "pengkhianat" bagi Tim Marlins dan sekaligus mengakurkan Qiao Ke Qi, Du Xiao Mi, dan Luo Shan Shan dalam rangka mewujudkan sportivitas tinggi antara Tim Marlins dan Tim Flying Fish. 

Titik balik Flying Fish Versus Marlins adalah ketika Marlins harus mengakui keunggulan Flying Fish di Mayor Cup (ceritanya lengkap dengan kegigihan Coach Ah Fei membuktikan kalo anak-anak didiknya tidak seperti yang dituduhkan. Ini sekaligus membuat Yi Lei juga menang atas Xiao Mi dari Ah Lang. 

Menjelang Turnamen lebih besar lagi, Kompetisi Nasional, Ha Fei harus mengurusi Haida Enterprise yang sedang diujung tanduk existensinya. Ia pun bekerja sama dengan He Mo Li (pelatih Tim Marlins) menggantikannya sementara melatih Flying Fish bersama Assistant Coach Yu Die. Coach He menjadikan Marlins partner berlatih untuk Flying Fish. Dan Qiao Ke Qi menjadi juru masak dan ahli gizi bersama Xiao Mi dan Shan Shan. 

Disaat Hai Fei difokuskan pada perusahaannya, dia dihadapkan pada sebuah pilihan menyulitkan: dia harus meninggalkan Yu Die dan Flying Fish tapi SMA Qingkong aman atau tetap bersama mereka dengan konsekuensi SMA Qingkong akan dihancurkan untuk dibangun taman bermain. 

Hai Fei memilih dan pilihan ini membuat Yi Lei menukar keinginannya yang pernah diajukan pada papanya untuk memotivasi di Kompetisi Nasional. Sebuah harapan dapat mengembalikan Hai Fei sebagai pelatih mereka lagi dan Hai Fei untuk Assistant Coach Yu Die. 

Sementara Fiona harus berakhir ditangan kepolisian karena terbukti melakukan pemalsuan dokumen ketika Hai Fei sedang fokus sebagai pelatih tim renang. Lucu. Karena Fiona terlanjur menyombongkan diri dia menang karena dia hampir menikah dengan Hai Fei didepan Ke Le. Kenyataannya dia malah ditangkap pihak kepolisian dan Hai Fei tidak mau membantunya karena dia tahu Fiona memang bersalah karena sama saja menipu orang. 

Lin Ke Le? 
Ya sudah begitu saja. Karena sejak awal Ke Le effortless terhadap cintanya, gak seperti Fiona keukeuh berjuang meskipun salah jalan. 

And lastly, I put some photos of the drama here (segera menyusul) untuk membuat akrab dengan cerita dan para pemainnya. Mau lebih akrab lagi ya tinggal nonton aja deh hehehe.. 

Pesan moral dari Drama Swimming Battle ini adalah kalau bersaing ya lakukanlah dengan persaingan sehat dan pada tempatnya seperti yang dilakukan Flying Fish Team dan Marlins Team ; juga kalau sudah berjanji sepenuh hati usahakan ditepatin biar gak kena batunya seperti Marlins Team. 

ASD Rating for Swimming Battle: 9 of 10

Selamat menjadi generasi yang hebat ^^ 
Ganxie dajia! 感谢大家! :) 

Other post from this blog

My Another Fan-Fiction Is Released!

Haaaiiii.... wuiihhh.. apa kabar blog aku ini?? lamaa bangeet gak nulis disini yaaa.... rindu berat sama nulis :) Kali ini aku membawa se...