March 30, 2018

Taiwanese Drama Review: Memory Love (2017)

Halo!
Sudah lama nggak nulis review drama Taiwan ya? Hehehe. Maklumlah, sudah mulai jarang bisa ngikutin tayangan drama-drama Taiwan secara tepat waktu, sekarang mah kalau ada waktu aja nonton, jadii baru akhir-akhir ini bisa namatin sebuah serial dan nulis review lagi.

Sebenernya drama ini sudah cukup lama berakhir di Taiwan sana, SETTV, channel TV yang nayangin drama ini saja sudah ganti judul setelahnya (namanya juga orang kudet yak :p). Kukira drama ini nggak ada lho, soalnya aku nggak tau apa-apa soal promo drama ini, kecuali ada satu aktor ganteng favoritku yang main lagi bareng lawannya diserual terdahulu. Tapi ternyata aktor itu bukanlah tokoh utama disini, kemunculan gak mesti disetiap episode, tapi sekali dia muncul rasanya dia bisa dibilang kunci dari aktor utama.


Memory Love ( 噗通噗通我爱你 )

Oh iya, aku mulai dari pemerannya dulu aja ya, setelah itu baru masuk kejalan cerita. Karena aku mau sekalian review buat para karakternya.


Mandy Wei sebagai Jin Jia En 


Ini kali ketiga aku lihat Ci Mandy Wei kebagian peran sebagai gadis yang mengalami amnesia akibat kecelakaan dialaminya (pertama kali diserial "Dejavu" ; dan yang kedua diserial "Swimming Battle"). Tapi baru diserial Memory Love ini, scene amnesia Mandy Wei nggak berkepanjangan seperti drama-drama sebelumnya. Lepas dari episode ke-10, dia sudah ingat masa lalunya namun ya gitu deh........
Jin Jia En mengalami kecelakaan setelah baru saja tiba di Taiwan dari Australia bersama pacarnya dan dua orang sahabatnya yang yang akhirnya mengambil kesempatan ketika ia mengalami amnesia.


Andy Chen as Xing Shao Tian


Kali pertam aku nonton peran si aktor ini dan langsung dibuat terpesona oleh akting dan wajah rupawannya sebagai Xing Shao Tian. (Btw, foto diatas merupakan foto Chen Yi lama saat ia masih bersama grup musiknya *anak band banget)
Xing Shao Tian merupakan orang pertama yang ditemui Jin Jia En setelah turun dari pesawat yang membawanya ke Taiwan lewat adegan membuat geregetan. Xing Shao Tian menawari Jin Jia En sekotak kue maccaron namun Jia En menolak karena ia tidak tahu maksud Shao Tian apa dan karena Jia En merasa cowo itulah yang salah hingga menabraknya. 


Mandy Tao as Zhao Aili


Pertama kali tau Ci Mandy Tao main ambil peran di Memory Love, yang menjadi pikiranku pertam tentangnya adalah apa peran berikut masih seperti polisi wanita seperti waktu main di Tie The Knot :D. Dan, jawabannya salah... perannya bedaa banget sama waktu jadi polwan itu.
Zhao Aili merupakan sahabat baik Jin Jia En karena kedua sama-sama berasal dari panti asuhan, mereka tumbuh bersama sejak kecil dari panti itu hingga Jia En akhirnya kembali ke mamanya di Australia. Tapi mereka tetap bersahabat baik sampai Jia En kembali ke Taiwan lagi untuk menemui papa setelah sekian lama nggak ketemu.
Tokoh Zhao Aili ini awalnya bikin penonton sebel dan geregetan, tapi lama-lama penonton malah jadi kasihan sama dia.


Jolien Chen sebagai Duan Ruofan


Bukan pertama kali denger namanya, tapi baru kali ini nonton drama yang dibintanginya sampai habis (sebelumnya selalu terhenti ditengah jalan).
Duan Ruofan secara gak langsung merupakan adik tiri dari Xing Shao Tian. Duan Ruofan juga merupakan General Manager M Hotel juga menyukai gadis yang sama seperti kakaknya. Itulah kenapa diepisode awal, Xing Shao Tian selalu ingin terlihat lebih unggul daripada Duan Ruofan, termasuk didepan Jiao Jia En (yang diepisode awal bertukar identitas dengan Zhao Aili).
Sama seperti Tokoh Zhao Aili, Duan Ruofan patut dikasihani karena perasaannya yang bertepuk sebelah tangan dan lagi karena keiriannya terhadap saudaranya yang diistimewakan oleh ayahnya sendiri. Soal ending cerita, siapa yang mengira Ruofan akhirnya akan sama ............................


Nylon Chen as Wang Xiu Kai


Tadaaa.. ini dia karakter yang kubilang dari atas merupakan karakter kunci dari tokoh utama (dalam hal ini, Xing Shao Tian). Karena kalo ada dia dan perannya gak sampai hanya diawal saja, Xing Shao Tian nggak mungkin hidup sampai diepisode selanjutnya hahaha. Btw, Nylon Chen adalah alasan utama aku mulai nonton Memory Love karena menunggu-nunggu dia main drama maupun single barunya kaya nungguin si dia yang gak jadi dateng-dateng :( 
Wang Xiu Kai merupakan mantan pacar Jin Jian En yang meninggal karena kecelakaan saat baru menjemput Jia En dan hendak mengantar gadis itu bertemu ayahnya, bersama Zhao Aili dan Li Xiao Fei. Karena pekerjaan Xiu Kai sebagai stuntman yang sangat dekat dengan kematian, Xiu Kai medaftarkan organ tubuhnya jikalau suatu hari terjadi sesuatu dengannya dengan tujuan ada seseorang mendapatkan organ tubuhnya dan dapat menggantikannya menjaga Jia En setelahnya. Organ hati itu mendarat pada tubuh Xing Shao Tian namun tubuh Shao Tian menolak organ hati yang baru didapatkannya. 



Jahat. Semua yang dilakukan Zhao Aili dan pacarnya. Li Xiao Fei (juga teman satu panti asuhan dengan Jin Jia En) diepisode awal itu jahat banget. Saat Jin Jia En sedang mengalami amnesia justru dimanfaatkan kedua temannya itu untuk bertukar posisi antara Jin Jia En dan Zhao Aili demi melunasi hutang Xiao Fei dan Aili kepada sekelompok mafia rentenir. 

Hari-hari selanjutmya dilalui Jia En Asli (kala itu ia dinamai Zhao Aili) disebuah peternakan dan bekerja disebuah pastry cafe milik seorang pastry chef lulusan akademi di Prancis, bernama Xing Shao Tian, seorang chef jago spesialis dessert, ganteng, sayangnya cuma satu: dia takut banget sama hewan laba-laba. Kehiduapn Zhao Aili Palsu ini bisa dibilang kecukupanlah. Tapi bertolak belakang dengan kehidupan Jin Jia En Palsu (aslinya Zhao Aili) yang penuh fasilitas memadai bak sseorang puteri dalam istana. Bahkan Jia En Palsu mulai bekerja sebagai manajer di M Hotel, perusahaan milik Jin Dazheng dan Duan Changfeng. Oh iya, karena ini pula, sebenarnya Jin Jia En dan Duan Ruofan sudah dijodohkan sejak awal. 






Kehidupan penuh kebohongan yang dilakukan Aili tidak selama menanamkan kebahagian untuknya, justru ia sering dihantui perasaan bersalah dan berulang kali ingin mengatakan yang sebenarnya kepada Jia En Asli namun Xiao Fei selalu menggagalkannya karena ia terlalu taket dengan ancaman dari Feihu Organisasi, kelompok mafia tempatnya berhutang. Tanpa Aili ketahui, Jia En Asli sudah mulai mengenali kebohongan yang dllakukan teman baiknnya sendiri dan merasa kecewa terhadapnya Jia En Palsu karena tak juga mengatakan yang sebenarnya meskipun Jia En Asli memberinya kode-kode khusus. 

Puncaknya adalah ketika Aili dan Xiao Fei akan menggelar acara pertunangan mereka masih dalam keadaan kebohongan keduanya kepada Jia En Asli. Maka saat itu Aili merasa nggak enak hati pada Jia En. Tak ada senyum berarti diwajah Aili bahkan dihari terpenting baginya dan Xiao Fei. 

Jia En lebih dulu mengatakan kalau ia sudah mengingat siapa dirinya kepada Xiao Fei sehingga pria itu panik dan ditambah gencatan dari  Feihu Organization menculi Jia En. Menjebak Xiao Fei untuk membunuh Jia En agar rahasia mereka tetap terjaga. Yang namanya sahabat, tentu tidak akan sampai hati melukai sahabatnya sendiri. Xiao Fei mengalami pergejolakan dalam dirinya, namun bukan Jia En yang tersakitu justru Shao Tian terkena dampaknya yang menyelamatkan Jia En. Aili marah besar kepada Xiao Fei. 

Tidak hanya Jia En yang sudah mengetahui kebenarannya, Jin Dazheng (Ayah Jia En) pun mengetahui kalau seorang yang dianggap sebagai Jia En yang selama ini tinggal bersamanya, bukanlah anak kandungnya sendiri. Xiao Fei tahu soal ini dan langsung mendorong jatuh Jin Dazheng kejurang. Aili semakin marah kepada Xiao Fei, karena Aili sudah menganggap Jin Dazheng sebagai ayahnya sendiri. Xiao Fei merencanakan kabur jauh dari ancaman Feihu dkk., namun Aili justru memanggil polisi dan melaporkan tindakan mereka, terutama Xiao Fei yang sudah membahayakan Jin Dazheng. Didepan Aili, Feihu, dan polisi, Xiao Fei menembakkan pistol kearah dirinya. Oh iya, satu lagi yang penting. Diadegan ini ketahuanlah siapa ayah Zhao Aili sebenarnya. 









Berbeda dengan Aili yang tertekan karena hidup dalam kebohongan yang direkayasa oleh pacarnya sendiri, Jia En justru menjalani hari-hari dipeternakan dan sebuah kafe dessert bernama Sunshine 16 tanpa beban untuk mengembalikan ingatan seperti semula. Jia En tidak memaksa mengingat semua masa lalu, namun Shao Tian dan Ruofan justru membantu Jia En untuk itu. 

Suatu ketika Shao Tian mensabotase acara jalan bareng Ruofan dan Jia En (waktu ini masih sebagai Aili Palsu), disana Shao Tian menemukan Jia En menangis didepan rekaman video yang menayangkan dirinya dan seorang lelaki sedang diwawancara dan berciuman didepan kamera selama beberapa detik. Dari sana, Shao Tian mengetahui tentang Wang Xiu Kai, mantan pacar Jia En yang telah mendonorkan organ hati untuknya dan membiarkan Shao Tian bertemu Jia En. Jia En merasa segala sesuatu dilihat dari Shao Tian seolah-olah menggambarkan masa lalunya dan orang yang sangat dekat dengannya dulu. Sehingga Jia En dan Shao Tian menjadi cepat dekat selain karena Jia En bekerja di Sunshine 16, milik Keluarga Xing. 

Oh iya. Ini yang seru adalah persaingan antara dua sodara beda ibu satu ayah, Xing Shao Tian dan Duan Ruofan. Mereka bedua gak cuma terlibat persaingan didepan Jia En saja, tapi juga dibalik dapur pastry. Meskipun sebagai GM Hotel M, skill memasak dessert cake Ruofan selalu kalah oleh skill mumpuni yang dimiliki Shao Tian. Sejak awal Ruofan tidak memiliki masalah apapun dengan Shao Tian, Ruofan ingin berkenalan baik namun Shao Tian membawanya menjadi persaingan yang berakhir ketika Shao Tian terluka setelah menyelamatkan Jia En dari senapan Xiao Fei. Ruofan tidak hanya merasa perduli dengan Shao Tian, ia juga menemani Shao Tian dirumah sakit dengan bermain game. Dirumah sakit itu, akhirnya Ruofan tahu kalau sebenarnya Shao Tian adalah kakak tirinya berbeda ibu dan karena itulah Shao Tian selalu menjaga jarak darinya. Jadilah Shao Tian dan Ruofan akur, kecuali untuk Jia En. Karena Ruofan masih belum bisa melepas Jia En meskipun untuk sodaranya sendiri. 

Semakin jealous Ruofan terhadap Shao Tian ketika ayahnya meminta sekaligus lebih percaya Shao Tian untuk membuka segel resep dessert yang belum berhasil dia lengkapi sebelumnya. Duan Changfeng meminta Shao Tian untuk melengkapinya karena hanya Shao Tian memiliki kemampuan hampir sama dengannya. Mendengar hal ini, Ruofan juga ingin membanggakan sang ayah dengan bersaing dengan dessert cake yang belum rilis itu. Oke, persaingan dimulai antara Xing Shao Tian dan Duan Ruofan. Demi mempelajari mengenai hal dessert yang lebih banyak lagi, Ruofan sampai menginap dipeternakan selama beberapa hari. Bromance Shao Tian dan Ruofan semakin menjadi yang paling favorit bagi penonton setelah momen ini. 











Tolakan tubuh Shao Tian terhadap organ baru didalamnya semakin menjadi. Shao Tian semakin  sering merasa sakit dari tubuhnya, namun ia mencoba menyembunyikan dari setiap orang terdekatnya, terutama Jia En, karena tak ingin membuat gadis itu khawair akan kesehatannya. Lambat laun, tidak hanya Jia En, bahkan Ruofan dan Aili pun mengetahui kesehatan Shao Tian yang memburuk. 

Bukannya saling berkompetisi untuk menemukan satu resep dessert terakhir dari ayahnya, Ruofan membantu Shao Tian membuatnya. Intinya, Ruofan menjadi tangan Shao Tian karena ia tidak mampu menyelesaikan dessert disaat penilaiannya. What a touching scene! 

Wang Xiu Kai datang kebayangan Shao Tian meminta kembali organ hatinya dari Shao Tian. Karena dengan kondisi tubuh lemah demikian, Shao Tian dirasa tidak mampu menjaga Jia En. Wang Xiu Kai juga datang untuk membawa Shao Tian pergi.

Sebagai permintaan terakhir Shao Tian, Jia En membawa kenangan Shao Tian kepuncak gunung seperti yang mereka pernah janjikan namun sebelum sampai dipuncak gunung, ada bencana longsor yang akhirnya membuat Shao Tian dan Jia En bertemu kembali dipuncak gunung dan kemudian kedua pergi entah kemana. (?)


Kapan lagi Mandy Wei x Nylon Chen satu proyek drama sebagai kekasih lagi?






Daan akhirnya aku nggak tau lagi apa yang harus ditulis diakhir ini. Karena aku masih bingung dengan ending setelah Shao Tian tak terselamatkan. Satu bulan setelahnya, Aili dan Ruofan datang ke peternakan, memberi Jia En undangan pernikahan keduanya. Saat itu Jia En sudah siap menuju puncak gunung melaksanakan keinginan terakhir Shao Tian. Aili merasa keberatan karena Jia En pergi sendiri namun sebagai sahabatnya ia tidak bisa melarang dan hanya mendukung keputusannya.

Sudah gitu akhirnya. Intinya Shao Tian dan Jia En tetap bersatu seperti Ruofan dan Aili meskipun didunia yang berbeda dengan Ruo-Li :).

Karena endingnya cukup membuat berpikir begini, dichannel Viki, aku ngasih rating drama Memory Love: 8,9. Cukup segitu deh, juga karena selepas Xiao Fei meninggal dan badai part satu berakhir hingga sampai dipersaingan dessert Shao Tian dan Ruofan, menururku terlalu banyak adegan yang rasanya nggak perlu. Well, kalau untuk memenuhi jumlah episode standar: 18 episode, sih oke. Cuma kurang dibuat gereget dan mungkin bisa dimaksimalin lagi buat pasangan keduanya: Ruo-Li. Biarpun konsep pasangan kedua sudah pas sekali. Jatuh cinta pelan-pelan. Itu yang pas buat Ruo-Li. Sampai aku mikir, kapan lagi Jolin Chen disandingin dalam drama yang sama dengan Mandy Tao ya. Kalau perlu, mereka cinlok aja deh :D

Okaayy. Selesaaii yaa review kali ini.. semoga teman-teman tidak bingung membaca reviewnya ya. Kalau bingung, mendingan langsung klik link yang kukasih diatas buat nonton deh :)

Terakhir, terima kasih teman-teman yang sudah mampir ke blog sederhana ini. Bagi kalian yang sudah nonton, boleh dong share sama aku disini, kalian lebih milih pasangan Shao-En atau Ruo-Li ya. ;)

Ganxie nimen. :)

End song of Memory Love [Bii - You Are Gone] 









 Credit: Thanks to Official page of Memory Love for memorable photos above

Other post from this blog

What I've Missed From Jogja

Haii, para Pembaca... J Waahh.. lama sekali ya, aku nggak nulis disini. Sebenarnya ada banyak banget yang mau kusampaikan disini, t...