February 8, 2014

Hurt

Pernahkah pisau itu menusuk jari-jarimu?
Menusuk hingga menyayat urat nadimu?
Mengeluarkan banyak darah olehnya?
Menangiskah dirimu?
Pernahkah kamu merasa kehilangan sesuatu yang sangat berarti dalam hidupmu?
Sesuatu hal yang selalu kamu tunggu hingga ia kembali padamu lagi?
Pernahkah kamu berpikir untuk melepaskan sesuatu yang ternyata memang tidak mungkin kembali padamu lagi?
Apa perasaanmu?
Sakit?
Kecewa?
Marah karena tidak memilikinya?
Aku rasakan itu semua.
Aku yang seperti tertusuk pisau disekujur tubuh ini ketika kamu tidak lagi ada didepanku. Disampingku. Disekitarku.
Aku yang harus kehilangan kamu sejak 2 tahun yang lalu, kamu yang tidak pernah lagi menunjukkan diri dihadapanku.
Aku yang sakit, ketika kucoba hapus semua tentangmu.
Ukiran kenangan sebelum kamu pergi jauh.
Sangat jauh hingga ke negeri seberang.
Berhari-hari, berbulan-bulan, bahkan bertahun-tahun aku menunggumu.

Tidak pernah ada kabarmu yang dapat langsung aku dengar, kak. 

No comments:

Post a Comment

Terima kasih sudah meninggalkan komentar/saran/kritik untuk memberiku ide menulis lagi :)

Other post from this blog

Top 7 The Most Beautiful Badminton-Female Players

Dajia hao! Sekian lama nggak bikin topik badminton, kali ini tangan sudah bergetar untuk menambahkan tulisan ini dan melengkapi tulisa...