February 8, 2017

Taiwanese Drama Review: My Teacher Is Xiao He (2016/2017) Part 2

Klik disini untuk baca part 1-nya~

Well, ini adalah drama Taiwan terpanjang yang pernah kutonton selama ini. Sampai tanggal 4 Februari 2017 Xiao He Laoshi sudah menginjak episode ke-257 *wow* sudah nggak kepikir masih sepanjang apa lagi lanjutannya Zheng Mingwei dan Mao Lingling..

So, aku mau mencoba recall ceritanya dan  naruh review disini. Karena ceritanya sudah jauuhh beud dari review part pertamanya, jadi mungkin ada yang kulewat *saking banyak yang perlu ditulis*


*Klik ini untuk menonton My Teacher Is Xiao He 

Akhir review pertama berakhir tentang geng Huang Yanqing, Chen Yuqing, Gao Wanjun, dan Cha Feiyan, aku sekarang membuka mulai dari perpisahan Chen Yuqing yang harus pindah sekolah karena ayahnya yang dipindahtugaskan keluar kota (atau luar negeri gitulah..). Yuqing menyembunyikannya dari tiga sahabatnya, dia cuma cerita ke Zheng Mingwei doang. Makanya Yanqing marah banget sama dia karena dikira Yuqing gak anggap mereka dari bagiannya. Padahal Yuqing menyembunyikannya dulu karena dia juga berat harus pisah sama mereka bertiga daan juga teman-teman kelas 2B. Dengan penuh airmata Yanqing, Wanjun, dan Feiyan pun benar-benar harus merelakan kepergian Yuqing. Dan Yuqing pergi setelah memberi keberanian pada Wei Ge untuk berani mengutarakan perasaan pada cewek yang disukanya.

Jujur setelah Yuqing pergi dan perlahan Wei Ge dan Lingling mulai mengakui perasaan suka (dalam hati) masing-masing, juga bersatunya Xiao He Laoshi dan Xiong Zhuran adalah pertanda drama ini bakal tamat... kenyataannya, *tetoott*

Tokoh yang kupikir cuma sebagai cameo bernama Mai Kechang pun diberi konflik dan cerita sendiri. Ceritanya Mai Kechang mengalami krisis tidak mau sekolah karena ia merasa terbully dikelasnya. Harus Xiao He Laoshi sendiri yang turun tangan mendatanginya kerumah beberapa kali baru dia pun kembali kesekolah. Sehubungan aku sedikit lupa cerita pribadi Mai Kechang, si cowok Filifina ini, jadi langsung perjalanan certa tokoh selanjutnya, yaitu Kuang Jiajia.

Kuang Jiajia mengalami krisis minder karena merasa kesepian *mungkin..*. Awalnya dia memfitnah Dai Miqi yang katanya mencelakai driinya sehingga membuat tangannya luka. Padahal tangannya memang sudah luka sebelum tragedi bersama Miqi waktu itu. Bahkan tantenya Jiajia sampai datang ke sekolah dan mengadu ke Xiao He Laoshi. Setelah ini Miqi sempat jadi public enemy karena Jiajia pinter sekali membolak-balikkan fakta. Hampir semua anak dikelas 2B dan sekolahan terpengaruh Jiajia, termasuk Huang Yanqing cs. Tetapi, disamping Miqi merasa terbully masih ada He Yimei, Chen Longfei, Chou Xinjie, juga Wei Ge dan Lingling, sebagai ketua kelas mencoba mencari tahu kebenarannya. Lama-lama Jiajia malah nggak tahan sama cerita karangannya sendiri karena situasinya semakin lama semakin memburuk, bukan hanya buat Miqi tapi juga dirinya. Ia pun akhinya mengakui kalau dia hanya memfitnah Miqi karena suatu kesempatan. Dan entah bagaimana, tiba-tiba diceritakan Jiajia pindah kelas. Dia memilih mengikuti kelas memasak. 

Mai Kechang, Kuang Jiajia, dan selanjutnya cerita anak Kelas 2B yang baru masuk tahun ketiga, 3B, Bao Chuyi yang melibatkan pertengkaran Wei Ge karena membelanya. Bao Chuyi terpengaruh seseorang diluar sekolah untuk membantu orang itu menjual obat atau semacam suplemen yang katanya bisa membantu ketahanan siswa menjelang ujian akhir maupun ujian masuk universitas. Awalnya Bao Chuyi menawarkan ke Mao Lingling karena Lingling adalah ketua kelas dan siswi teladan maka dia pikir Lingling perlu suplemen begini. Tapi namanya anak cerdas ya, mana percaya suplemen tanpa nama yang jelas begitu. Jelas, Lingling menolak karena nggak percaya begitu aja. Bao Chuyi masih belum menyerah karena dia juga diancam oleh orang itu biar melariskan obat itu. Wei Ge melihat Bao Chuyi berbicara mencurigakan dengan orang itu, bahkan Wei Ge berani membuat perhitungan dengannya karena dia tahu temannya terdesak karena ancamannya. 

Next, setelah itu muncul guru baru yang menggantikan wali kelas sementara kelas 3A, Luo Laoshi, datanglah Ying Linggang. Ying Laoshi didapuk sebagai guru Bahasa Inggris baru sekaligus wali kelas 3A. Awalnya Ying Laoshi udah banyak teka-teki tentang guru yang satu ini. Ying Laoshi dihadapkan pada konflk dengan Xiao He Laoshi yang buntutnya menjadi perseteruan apik antara Kelas 3A dan 3B. Aslinya ini gara-gara Su Baiyue yang pernah meminta saran langsung ke Xiao He Laoshi dan menimbulkan kecemburuan bagi Ying Laoshi, dia gak terima karena merasa Xiao He Laoshi melangkahinya sebagai guru kelas 3A. Xiao He Laoshi membela diri, baginya menerima keluhan siapapun adalah kewajiban guru untuk melayani murid-muridnya. Tapi Ying Laoshi mengatakan ada alasan dan cara lainnya dalam menangani siswanya sendiri. 

Suasana semakin keruh ketika orang tua Su Baiyue menghubungi sekolahan dan mengadu kalau Xiao He Laoshi memperngaruhi macam-macam pada anaknya. Ying Laoshi pun semakin terseret. Begitu juga anak-anak 3B ikut bertindak mendengar guru kesayangan mereka difitnah oleh anak kelas yang selalu mencari gara-gara dengan mereka. Kelas 3A VS 3B berakhir dengan pertandingan tambang. Dan dimenangkan oleh Kelas 3B dengan cerita sebelumnya penuh emosi, haru, dan airmata (lebay? memang begitu kok..). 

Tapi diluar kompetisi itu, Kelas 3A dan Xiao He Laoshi berhasil merubah attitude Ying Laoshi menjadi lebih baik bahkan anak-anak Kelas 3A semakin menghormati guru baru mereka. Kemunculan Ying Laoshi yang sejak awal penuh teka-teki ternyata membuat penasaran Kai Mi Laoshi. Bu Guru cantik ini pun meminta bantuan Xiong Zhuran untuk mengungkap rahasia dibalik sikap dingin Ying Linggang selama ini. Berdua dan dengan Xiao He Laoshi pun mendatangi rumah Ying Linggang dan bertemu dengan neneknya. Ketiganya mendengarkan cerita masa lalu Ying Laoshi yang juga sebagai seorang guru namun menurutnya saat itu ia gagal menjadi guru yang baik dan bersahabat dengan muridnya, ketiga guru itu berpikir mungkin itulah penyebabnya Ying Linggang sekarang menjaga jarak dengan murid kelasnya sendiri. Dan sampai diepisode ke-240+, Ke Kai Mi  dalam usaha menaklukan Ying Linggang :D 

Huft.. Sekarang aku kasih foto-foto pemain Drama My Teacher is Xiao He dulu ya, sekalian ngambil nafas karena review ini belum berakhir. 

Mao Lingling casted by Mia Qiu

Zheng Mingwei casted by Danny Li 

Chen Longfei casted by Josh Wu

3 Sahabat:  Ma Dadong, Zheng Mingwei, Bao Bei Er



Josh Wu dan Sabrina Pai (Ke Kai Mi Laoshi)

三 B 班 的同学


Tengah: Zheng Mingwei (hitam), Jin Xiaoshuai, Mao Lingling
Dari paling Kiri: Cha Feiyan, Bao Chuyi, He Yimei
Dari paling Kanan: Mai Kecahng, Chou Xinjie, Gao Wanjun, Dai Miqi
Belakang (kiri): Ma Datong, Bao Bei Er


Selanjutnya ini kubilang nyawa dari drama My Teacher Is Xiao He, dan kalau couple yang ini belum bersatu maka ceritanya belum akan berakhir :D dan ini adalah adegan yang paling ditunggu setiap penonton yang suka gemes sama naif-nya mereka: Zheng Mingwei dan Mao Lingling. Kayanya susah banget mau mempersatukan mereka berdua -_- mana pakai nambah pemain baru yang ceritanya jadi sepupunya Lingling bahkan terang-terangan ngaku suka sama Wei Ge.. gimanapun Wei Ge jadi serba salah. Gara-gara ini Wei Ge terpaksa membuka lahan orang yang boleh tahu siapa yang sedang disukainya, sebelumnya sih yang tahu cuma Chen Longfei, Bao Bei, dan Ma Tong. Gara-gara Tao Weishan tahu siapa yang disuka Wei Ge dan tidak lain adalah sepupunya sendiri, Tao Weishan sempat mendiamkan Lingling berhari-hari dan membuat Lingling bingung karena pelajaran disekolah jadi berantakan. 

Oh iyaa.. selain ada Ying Laoshi, ada guru baru lagi disekolah.. Ji Laoshi awalnya jadi guru privat Lingling dan Weishan atas permintaan papanya Lingling. Ngomong-ngomong papa Lingling pernah memarahi Wei Ge karena terlalu dekat sama anaknya. Karena Lingling merasa papanya terlalu mengekang dia, termasuk memilihkan teman untuknya, Lingling pernah semalaman nggak pulang kerumah. Lingling (sepertinya) untuk pertama kalinya membantah sang papa membela Wei Ge didepan papanya dan papa Wei Ge. Disini kurasa penonton ikut merasa perasaan Lingling ke Mingwei semakin gak terkontrol. Begitupun sebaliknya.

Kembali ke Ji Laoshi. Dia ini bertugas di UKS dan sekarang lagi disukai berat oleh Cha Feiyan. Ada satu adegan (eh, dua-tiga adegan dink..) yang bikin perhatian penonton bakal bilang 'Ji Laoshi suka  nih sama Lingling..', or is it only me? Hehehehe.. 

Ji Laoshi-Ying Laoshi-Kai Mi Laoshi ini sepertinya ada yang bakal boom banget deh, soalnya selama ini masih nanggung ceritanya. Kalau Xiao He Laoshi dan Xiong Zhuran mah udah adem ayem, cuma waktu Xiong Zhuran bantuin Kai Mi, Xian Dai terbakar cemburu dan marah-marah tanpa alasan dan lucu dipinggir jalan. Tapi setelah itu mereka tetap baik-baik saja, bahkan keduanya malah sepakat bantuin Kai Mi dan Linggang bersatu karena Xian Dai tahu Ke Kai Mi suka sama Ying Linggang.

Taruh foto lagi aja deh.. 

Mao Lingling x Jin Xiaoshuai casted by Wang Shanghao

Favourite couple in the drama!

Chen Longfei x Chou Xinjie casted by Amber Su


Zheng Mingwei x Jin Xioashuai akur kalo diluar frame doang hahaha


(Ki-Ka) Kepala sekolah, Kai Mi Laoshi, Xiao He Laoshi, Cao Guowan, Du Juzhang, Zhong Zhuan,
(Belakang) Xiong Zhuran
(Depasn) Luo Laoshi

The hottest couple in the drama: Wei-Ling





Mia Qiu, Danny Li, Chloe Wang, Josh Wu, Amber Su diacara fanmeeting (approxiately in September 2016)












Roti sobek...1

Roti sobek...2

Karena drama ini masih tayang hingga Februari 2017, maka lanjutan review akan kulanjutkan pada review part ketiga. Bagi kalian yang mulai nonton drama ini atau tengah menonton, boleh banget berbagi sama aku lewat kolom komen yang tersedia ya.. aku seneng kalo ada yang bisa diajak ngomongin drama begini. 

Well, see you in the another blog tittle. Ganxie nimen! ^^


**All photos taken from Official Facebook 我的老师叫小贺 

February 5, 2017

Last-Short-Break-Journey

Haloohaa! Akhirnya bisa ngeblog kembali hahahaha.. Berbeda dari postingan yang biasanya tentang fangirling maupun drama review, kali ini aku mau trip review dari perjalanan aku sekitar dua minggu yang lalu.
Kemana?
Simak deh, ceritanya.. :) 

Akhir pekan kemarin aku kedatangan sodara dari luar kota ke Jogja. Sebenarnya sih gak pada merencanakan liburan sesungguhnya. Karena sodara yang satu datang di Hari Jumat-nya untuk ikut tes seleksi masuk di UGM; dan lainnya datang karena menjenguk anggota yang sakit. Daripada kedatangan mereka ke Jogja sedikit sia-sia, jadilah mama meminta aku dan adikku mengantar mereka berjalan-jalan seharian.

One day trip kita mutusin (aku sih yang menyaranin hehehe...) ke Punthuk Setumbu dan Gereja Burung-nya. Bagi yang nonton film "Ada Apa Dengan Cinta? 2" pasti gak asing dong sama adegan reuni Rangga dan Cinta yang ngupas habis cerita mereka? Iya, setting lokasi diambil didalam Gereja Burung itu.
Oh iya, banyak yang bilang gereja itu berbentuk ayam dan terkenalnya Gereja Ayam. *tetoott*. Aku baru tahu dari guide kita waktu itu ternyata yang bener berbentuk burung merak (oohh....). Tapi tetep aja karena udah terkenal ayam, tetaplah si ayam yang menang hahaha.
Pertama kita ke Punthuk Setumbu dulu. Punthuk Setumbu bisa dilalui dari Candi Borobudur, kira-kira sekitar setengah jam dari parkiran Candi Borobudur dan perjalanan dari Kota Jogja sekitar 90 menitan. Selanjutnya akan tiba dipersimpangan jalan: arah kanan menuju ke Gereja Burung; arah kiri menuju Punthuk Setumbu. Dan karena masih penasaran dengan pesona yang ditawarkan Puthuk Setumbu, kitapun mengambil arah kebukit itu dulu. 

Nah, selanjutnya dari parkiran bukit, kita  menempuh jalan setapak kurang lebih 10-15 menit. Perjalanan menanjak biasa saja. Maksudnya gak terlalu terjal. Kecuali bagi orang yang lama gak olahraga, hati-hati, karena setelah itu bakal pegel banget betisnya ya hahaha... tapi begitu sampai diatas kita bisa melihat Candi Borobudur dari atas bukit dan tentu si kepala Gereja Burung-nya. Habis ini ada foto-foto pemandangan diatas bukitnya. Sayangnya, kalo difoto, Candi Borobudur kurang jelas :(.

Itu dibalik pohon yang berrbentuk disana keliahtan atas gereja burung-nya 


cuma ngantri segini mah gampang, soalnya udah biasa nungguin kamu bertahun-tahun
*eh :p






Nah, puas berfoto di Punthuk Setumbu, kita lanjut deh perjalanan ke Gereja Burung. Kalo dari Punthuk Setumbu ada jalan setapak lagi sampai Gereja Burung itu. Dibandingkan kita harus turun dulu, ambil mobil, baru ke Gereja Burung, perjalanan menanjak kita yang kedua bakal lebih berat. Dan kita pun mengikuti saran itu, hitung-hitung ngasih rezeki guide orang sana deh. Ini tarifnya sukarela.
Kata guide kita, gereja ini sudah ada sekitar tahun '92an *kalo aku gak salah denger* dan dulu gereja ini rusak akibat amuk massa yang gak setuju adanya bangunan rumah ibadah disana. Tapi siapa sangka  bangunan itu justru terkenal karena bentuknya yang unik. Lantai satu pun masih mempertahankan bentuk umum gereja. Sampai tanggal 21 Januari 2017, gereja sedang mengalami renovasi dan masih kata guide, renovasi itu akan mengukuhkan Gereja Burung sebagai objek wisata.


Penampakan dari dekat Gereja Burung di Magelang

diatas kepala burung ini ternyata cuma bisa muat sampai 15 orang.... 

....tapi susahnya ketika mau naik-turun karena tangga putar kecil bangett
*kudu gantian dan jangan lupa ngantri 


view ini diambil dari atas kepala si burung

dibagian mulut burung

didepan perut burung ini ada itu tuh... air mancur dari patung perempuan
By the way, aku mau pesan sama siapapun yang baca review ini dan berpikiran untuk main ke Punthuk Setumbu dan Gereja Burung nantinya, tempat ini masih baru dan bersih, jadi tolong banget dan jangan diisengin oleh tangan-tangan tak berranggung jawab ya, juga buanglah sampah pada tempatnya. Memang disana belum banyak tersedia tempat sampah, tapi kalian bisa simpan bungkus makanan dan minuman kalian dulu, baru buang jika udah nemui tempat sampah, oke? Kan, kalau tempatnya bagus, buat tempat foto jadi indah juga ya ;)

Hmm.. karena ini merupakan trip review pertamaku, aku mau photos-stream aja dulu. Sebenarnya setelah dari Magelang, kita menuju langsung  lava tour offroad di Lereng Gunung Merapi. Fotonya pun gak banyak, jadi akan kusambung dipostingan berikutnya.

Retribusi objek wisata
Punthuk Setumbu: IDR 10k
Gereja Burung: 15k
Tour Guide dari bukit ke gereja: sukarela
Parkir mobil diarea bukit: -/+ 5k:

Enjoy, friends! And, ganxie nimen ^^

Other post from this blog

#IGrewUpWiThese - Part 1

Dajia hao! Aku kembali! Hehehe… Aku kembali membawa sebuah tema yang akan kubagi menjadi beberapa bagian. Karena tema ini luas bange...